Blogger news

Memaparkan catatan dengan label puisi. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label puisi. Papar semua catatan

Selasa, Ogos 09, 2011

TERSENYUMLAH!

assalamualaikum dan salam sejahtera,

helu my dear,

(credit: iluvislam.com)

**********************************************************************************
(tq en google.image)

Dia Berkata      : “Langit sedih dan terlihat murung.”
Aku Berkata     : Tersenyumlah! Biar kemurungan itu ada dilangit!”

Dia Berkata      : “Kesamaran telah merasuk!”

Aku Berkata     : Tersenyumlah! Dukacita tidak akan pernah kembali,sebab ia telah mati.”

Dia Berkata      : “Langit di angkasa telah menyatu dengan cinta yang berkobar dalam dadaku dan telah menjadi neraka Jahannam.Dia khianati janji setelah merenggut hatiku.Lantas bagaimana aku sanggup tersenyum?”
Aku Berkata     : Tersenyumlah dan bersenanglah! Kalau kau tetap bersama kesedihan,akan kau habiskan seluruh umurmu dalam kepedihan!”

Dia berkata      : “Perniagaan mendekati kerugian seperti seorang musafir yang hampir mati kehausan atau seperti singa yang haus darah. Dia meludah darah setiap kali menjulurkan lidah.”
Aku Berkata     : “Tersenyumlah! Kau bukanlah penyebab kesembuhannya,kecuali bila kau mahu tersenyum. Apakah ketika orang lain berbuat dosa dan tidur dengan perasaan takut,engkau merasa bahawa engkaulah pendosa itu?”

(tq en google.image)

Dia Berkata      : “Musuh sedang berada disekelilingku. Mereka berteriak menakutiku. Bukanlah aku tertawan dan apakah musuhku tidak melihatku?”

Aku Berkata     : “Tersenyumlah! Cacian mereka tidak ditujukan untuk menuntutmu jika kau tidak lebih mulia dan agung dari mereka.”

Dia Berkata      : “Musim telah jelas tanda – tandanya tergambar padaku di pakaian dan lukisan, sedang diriku mempunyai kewajipan terhadap kekasihku namun tidak ada satu dirham pun di kedua telapak tanganku.”
Aku Berkata     : “Tersenyumlah! Bukankah kau masih hidup? Kau bukanlah termasuk orang yang tidak mempunyai kekasih.”

Dia Berkata      : “Malam-malam ku berlalu dalam kepahitan.”
Aku Berkata     : Tersenyumlah! Jika kau merasa pahit, semoga orang lain melihatmu sedang bersenandung. Lemparkan kedukaan jauh-jauh dan tetaplah bersenandung. Apakah dia akan melihatmu jika engkau bernyanyi dengan limpahan dirham atau kau merasa rugi jika engkau bernyanyi dengan hati berseri-seri?
Wahai sahabat,janganlah sampai kesedihan membuatmu terdiam dan raut mukamu menampilkan kesedihan.Tersenyumlah……!Sesungguhnya bintang-bintang pun tersenyum dan kegelapan akan saling berbenturan. Oleh kerana itu, kita menyukai bintang-bintang.”


Dia Berkata      : “Keceriaan tidaklah akan membuat keadaan menjadi lebih baik. Ia datang ke dunia ini dan tetap akan pergi walau terpaksa.”

Aku Berkata     : Tersenyumlah! Selagi hanya dikandung badan selama engkau masih hidup sebab sudah terlalu lama engkau tidak tersenyum.”

(tq en google.image)